Home arrow News arrow Berita arrow Potensi Indonesia Jadi Produsen Pulp Terbesar Terhambat
Jasa Layanan
Standardisasi
Penelitian dan Pengembangan
Pelatihan
Pengujian
Konsultansi
Kalibrasi
Rancang Bangun dan Perekayasaan
Sertifikasi
Klinik Kekayaan Intelektual
Hasil Litbang
Majalah Berita Selulosa
Kerjasama
Penelitian
Profile
Tentang Kami
Sumber Daya Manusia
Fasilitas
Buku Tamu
Album Foto
Download

           
        Best View : 800 x 600

Potensi Indonesia Jadi Produsen Pulp Terbesar Terhambat PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 03 May 2010

Jakarta (ANTARA News) – Kebijakan ragu-ragu dan kampanye hitam LSM menghambat potensi Indonesia untuk menjadi produsen pulp dan kertas nomor wahid dunia menggantikan AS, kata Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Nanang Rofandi Ahmad. Amerika Serikat ternyata kini memiliki 17,061 juta hektare hutan tanaman untuk memasok industri kehutanannya, katanya di Jakarta, Minggu.

Setelah kucuran Dana Reboisasi (DR) dihentikan karena tekanan Dana Moneter Internasional (IMF), pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Indonesia untuk memasok kehutuhan bahan baku indutri pulp dan kertas terhambat oleh kekhawatiran mengenai kegiatan "land clearing" di areal konsesi. Pengembangan HTI belum mampu memenuhi kebutuhan bahan baku kayu industri pulp dan kertas jika berproduksi dalam kapasitas produksi penuh (minimal 90 persen dari kapasitas terpasang), katanya.

Pembangunan HTI di Aceh dan Sumut tersendat karena persoalan lingkungan, sedangkan di Riau, Jambi, dan Sumsel paling aktif meski selalu jadi sasaran tembak kalangan LSM asing dan domestik. Sementara itu, pembangunan HTI di Papua lebih diarahkan untuk produksi "chip wood"sementara di Kalimantan stagnan.


Sumber:
http://www.antara.co.id

Last Updated ( Monday, 03 May 2010 )
< Prev   Next >
Copyright © Balai Besar Pulp dan Kertas Ltd 2007. All rights reserved.
Jalan Raya Dayeuhkolot No. 132 Bandung 40258 | Telp. 62 22 5202980, Fax. 62 22 5202871 | E-mail : bbpk@bbpk.go.id