Jakarta, CNN Indonesia -- Asia Pulp and Paper (APP), anak usaha grup Sinar Mas di bidang usaha kertas dan bubur kertas berencana meningkatkan penetrasi penjualan di daerah-daerah luar Jawa dan Sumatera, demi mengerek penguasaan pangsa pasar kertas cetak dan fotokopi di Indonesia.

Salah satu produk APP yang diklaim menguasai 50 persen pangsa pasar kertas cetak dan fotokopi adalah Sinar Dunia (SiDU).

“Kami akan memperluas dan memperkuat jaringan distribusi untuk memastikan bahwa kertas SiDU tersedia sampai ke seluruh pelosok daerah di Indonesia,” ujar Martin Jimi, SiDU Consumer Domestic Business Head, Selasa (21/3).

Untuk bisa menambah pangsa pasar tersebut, Martin menyebut perusahaan tempatnya bekerja akan memperbanyak mitra bisnis baru untuk memastikan ketersediaan produk kertas SiDU terutama di luar Jawa dan Sumatera.

Selain memperluas area penjualan, APP Consumer Business Unit Head Sovan K. Ganguly menyebut, perusahaannya terus berinovasi memproduksi varian kertas SiDU.

Hari ini, APP memperkenalkan kertas SiDU yang lebih tebal, putih dan cerah untuk hasil cetak yang lebih tajam.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dengan menyediakan produk-produk berkualitas tinggi melalui proses manufaktur yang berstandar internasional dan bertanggung jawab,” kata Sovan.

Ia mencatat, industri kertas telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menurutnya industri pulp dan kertas merupakan kontibutor devisa terbesar ke-tujuh dari sektor non-migas di Indonesia.

“Pada 2016, industri pulp dan kertas menyumbang US$3,79 miliar kepada negara. Industri kertas juga menyerap lebih dari 260 ribu tenaga kerja Indonesia,” katanya.