Jakarta, CNN Indonesia -- Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas menyiapkan anggaran sebesar Rp390 miliar untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun ini.

General Manager Fire Management Sinarmas Forestry Sujica W Lusaka menuturkan, nilai investasi untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini, termasuk sewa helikopter yang kontraknya selama tiga tahun sekitar US$30 juta atau setara Rp390 miliar.

"Total helikopter yang disiapkan pihaknya pada tahun ini berjumlah enam unit. Selain tiga Super Puma, helikopter lainnya yaitu dua unit jenis B3 dan satu unit Bell 412," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/2).

Seluruh helikopter tersebut akan beroperasi di wilayah konsesi Sinar Mas Forestry dan mitra APP, seperti di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Humas Sinarmas Forestry-PT Arara Abadi Nurul Huda mengatakan, dua helikopter Sinarmas Forestry dalam beberapa hari ini dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla di Rokan Hilir.

"Ini berdasarkan permintaan dan koordinasi dengan Bupati Rohil (Rokan Hilir) dan Satgas Karhutla Riau," ujarnya.

Helikopter kecil jenis B3 PK-DAM digunakan untuk melakukan distribusi peralatan dan personel serta untuk patroli agar tim darat dapat mendapatkan informasi titik api karhutla agar tidak meluas.

"Sementara Super Puma full kita pergunakan untuk water bombing agar tim darat yang ikut memadamkan di darat dapat terbantu," katanya.

Bupati Rokan Hilir Suyatno mengatakan, ia meminta bantuan perusahaan industri kehutanan setempat untuk membantu pemadaman dari udara dengan pengeboman air. Sebab, karhutlanya sudah semakin meluas.

"Saya minta bantuan langsung di bawah koordinasi Satgas Karhutla Riau kepada perusahaan Sinarmas Forestry agar mengerahkan helikopter untuk water bombing," katanya.

Menurut Suyatno, hasil pantauan melalui udara terdapat dua titik api yang cukup luas di daerah Labuhan Papan Kecamatan Tanah Putih dan di Desa Momugo yang berbatasan dengan Kota Dumai. Dengan kerja sama ini, bisa tanggulangi